Pemanfaatan Serat Buah Pinang Terhadap Karakteristik Beton

Authors

  • Abdi Nasrullah Institut Teknologi Pagar Alam
  • Heri Wijaya Institut Teknologi Pagar Alam

DOI:

https://doi.org/10.33557/kf8wak59

Keywords:

Beton Serat, Serat Buah Pinang, Kuat Tekan Beton, Kuat Lentur Beton

Abstract

Beton adalah campuran dari pasir, kerikil, batu pecah, atau agregat lainnya yang dipadukan dengan pasta semen dan air, membentuk massa padat menyerupai batu. Beton memiliki kekuatan tekan yang tinggi, namun daya tariknya rendah. Untuk mengatasi kelemahan ini, serat dapat ditambahkan ke dalam campuran beton sebagai bahan pengisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat dari buah pinang terhadap karakteristik beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan pengujian kuat tekan menggunakan benda uji silinder 15 x 30 cm dan pengujian kuat tarik belah menggunakan benda uji balok dengan ukuran 15x15x60 cm. Serat buah pinang ditambahkan dalam variasi 1%, 1,5%, dan 2% dari berat semen pada beton mutu K-225. Hasil menunjukkan bahwa berat jenis tertinggi pada silinder beton BN adalah 2,22 cm³/gr, dan pada balok adalah 2,28 cm³/gr, keduanya pada umur 28 hari tanpa campuran serat. Kuat tekan tertinggi sebesar 19,14 MPa juga diperoleh pada beton tanpa serat pada umur 28 hari, yang mengindikasikan bahwa semakin berat dan lama masa perawatan, semakin tinggi kuat tekan yang dihasilkan. Sebaliknya, kuat lentur tertinggi sebesar 5,02 MPa dicapai pada beton dengan penambahan 2% serat buah pinang, membuktikan bahwa serat tersebut efektif meningkatkan kekuatan lentur beton.

Author Biography

  • Heri Wijaya, Institut Teknologi Pagar Alam

    Teknik Sipil

References

REFERENCES

[1] Naim, A. J., Fuad, I. S., & Asmawi, B. (2018). Pengaruh Penambahan Serat Buah Pinang Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton. Jurnal Desiminasi Teknologi, 6(2), 144–150.

[2] Dynanty, S. D. P., & Mahyudin, A. (2018). Pengaruh Panjang Serat Pinang Terhadap Sifat Mekanik dan Uji Biodegradasi Material Komposit Matriks Epoksi dengan Penambahan Pati Talas. Jurnal Fisika Unand, 7(3), 233–239. https://doi.org/10.25077/jfu.7.3.233-239.2018

[3] R Apriliawati, A. (2016). Kajian Kuat Lekat Dan Kuat Tekan Pada Beton Serat. Skripsi Sarjana, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, 1–15.

[4] Ginting, B. E. (2000). Analisa Perbandingan Beton Normal Dengan Beton Ringan Berdasarkan Berat Jenis Dan Kuat Tekan Dengan F ’ C 10 , 38 M Pa Comparison Analysis of Normal Concrete and Lightweight Concrete Based on s p e c i f i c w e i g h t a n d Compressive Strength With F ’. 1–12.

[5] Hermawati, H., & Herawati, H. (2023). Pengaruh Serat Buah Pinang Terhadap Kuat Tekan Beton. Bearing : Jurnal Penelitian Dan Kajian Teknik Sipil, 8(2), 61. https://doi.org/10.32502/jbearing.v8i2.7841

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

[1]
“Pemanfaatan Serat Buah Pinang Terhadap Karakteristik Beton”, jtekno, vol. 23, no. 1, pp. 1–15, Jul. 2026, doi: 10.33557/kf8wak59.