KAJIAN SASTRA BANDINGAN: REPRESENTASI BUDAYA DALAM NOVEL BIDADARI-BIDADARI SURGA DAN NOVEL MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG

  • Winda Widyaningrum Universitas Indraprasta PGRI
  • Endang Sondari Universitas Indraprasta PGRI
Keywords: sejarah sastra bandingan , kajian sastra bandingan, representatif budaya

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji representatif budaya dari dua buah novel popular yang berlatar belakang budaya dari dua negara yang berbeda. Karya sastra terlahir dari masyarakat yang memiliki konvensi dan perspektif estetik tentang sebuah karya seni dan tidak terlepas dari karya sebelumnya, sehingga penelitian sastra bandingan tidak mungkin terlepas dari unsur kesejarahannya. Kajian satra bandingan sangat menarik sebagai topik penelitian tetapi jarang dilakukan karena perlu waktu yang cukup lama untuk membaca dan ketelitian dalam menganalisis 2 buah novel yang berbeda. Metode sastra bandingan ditekankan pada aspek kesejarahan dan unsur budaya dalam teks. Kegiatan yang dilakukan menganalisis, menafsirkan dan menilai. Karena obyeknya lebih dari satu maka peneliti melakukan analisis struktural kedua karya baru diperbandingkan. Dari hasil penelitian antara novel Bidadari-bidadari Surga dan novel Mencari Perempuan Yang Hilang terdapat perbedaan budaya dari sistem ekonomi, sistem kemasyarakatan, sistem kekerabatan tetapi ada persamaan di nilai budaya perkawinan dan sistem religi.

Published
2022-12-16
How to Cite
Widyaningrum, W., & Sondari, E. (2022). KAJIAN SASTRA BANDINGAN: REPRESENTASI BUDAYA DALAM NOVEL BIDADARI-BIDADARI SURGA DAN NOVEL MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 15(2), 117–126. https://doi.org/10.33557/binabahasa.v15i2.1963
Section
Articles
Abstract viewed = 105 times
PDF : 106 times